Jasa Pembuatan Safety Plan


Jasa Pembuatan Safety Plan
SAFETY PLAN adalah Sebuah rencana keselamatan praktis yang dapat membantu perusahaan dalam menghindari potensi bahaya dan dapat mengendalikannya dengan cara yang terbaik ketika dalam kondisi berbahaya tersebut.

Safety Plan sering digunakan oleh Pengguna Jasa / Owner sebagai salah satu persyaratan dalam TENDER.

Safety Plan atau sering disebut juga sebagai HSE Plan (Health Safety Environment Plan) selain mempertimbang kondisi berbahaya bagi manusia juga mempertimbangkan terhadap kondisi faktor lingkungan, flora dan fauna yang ada disekitar proyek yang akan dikerjakan.

Dalam proyek-proyek Kementrian PU Safety Plan lebih dikenal dengan istilah RK3K (Rencana K3 Kontrak). RK3K adalah dokumen lengkap rencana penyelenggaraan SMK3 Konstruksi Bidang PU dan merupakan satu kesatuan dengan dokumen kontrak suatu pekerjaan konstruksi, yang dibuat oleh Penyedia Jasa dan disetujui oleh Pengguna Jasa, untuk selanjutnya dijadikan sebagai sarana interaksi antara Penyedia Jasa dengan Pengguna Jasa dalam penyelenggaraan SMK3 Konstruksi Bidang PU. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya : Open Here

Tujuan pembuatan safety plan adalah:

  • Untuk melakukan studi dan/ atau analisis mengenai dampak tidak dipenuhinya standar dan ketentuan pengoperasian.
  • Untuk mendapatkan alternatif pemecahan masalah dalam rangka menjamin tingkat operasi
  • Untuk memperkirakan efektivitas masing-masing alternatif pemecahan masalah keselamatan sebagaimana dimaksud pada huruf b di atas.
  • Untuk membuat rekomendasi perubahan atau pembatasan prosedur operasi atau pembatasan kapasitas atau hal-hal lain terkait dengan tidak dipenuhinya standar dan ketentuan pengoperasian.
  • Mengidentifikasi target keselamatan yang harus dipenuhi untuk memastikan keselamatan operasi.

Dalam Safety Plan, standar dokumen yang dibuat adalah masalah-masalah keselamatan pengoperasian kerja yang meliputi: identifikasi hazard, penilaian resiko (risk assessment) dan langkah-langkah mitigasi dan kondisi yang harus dipenuhi untuk mempertahankan tingkat keselamatan

Sebelum membuat Safety Plan yang harus dipertimbangkan adalah :

  1. Meminta persyaratan K3LL, Kerangka acuan kerja (KAK) dan Regulasi Pemerintah yang harus dipatuhi (Dokumen AMDAL/UKL-UPL) dari pihak Owner / Pengguna Jasa. Hal ini untuk mengetahui Spesifikasi persyaratan apa saja yang diminta atau dipersyaratkan sehingga antara Safety Plan yang kita buat dengan keinginan si Owner / Pengguna Jasa dapat sejalan.
  2. Mengumpulkan salinan data-data internal perusahaan seperti Kebijakan K3, Kebijakan Khusus, Sertifikat SMK3 Perusahaan, Sertifikat Ahli K3 Perusahaan, Struktur Organisasi perusahaan dan P2K3, Dokumen SMK3 (Manual, Prosedur, IK & Formulir Kerja) dan dokumen lainnya yang menunjang  pembuatan Safety Plan.
  3. Meminta salinan BoQ (Bill off Quantity) kepada Marketing, karena didalam BoQ ini terdapat urutan pekerjaan yang dikerjakan oleh Kontraktor / Penyedia Jasa.
  4. Meminta penjelasan kepada bagian Engineering atau Project Manager terkait Metode Kerja yang akan dilakukan, termasuk penggunaan Alat Berat yang akan digunakan.
  5. Melakukan Identifikasi Bahaya dan Identifikasi Aspek Lingkungan terkait dengan proyek yang akan dikerjakan. Caranya dengan ikut serta melakukan Survey ke lapangan atau dengan melakukan metode wawancara terhadap para Surveyor atau Calon Project Manager yang akan ditempatkan di proyek tersebut.
  6. Melakukan Penilaian terhadap Risiko Bahaya dan Dampak Lingkungan dari pekerjaan yang akan dikerjakan. Hal ini bertujuan agar dapat mengetahui secara dini Proses pekerjaan atau lokasi pekerjaan yang akan menjadi prioritas utama dalam menyelematkan orang dan lingkungan sekitarnya melalui Pengendalian Risiko (Eliminasi, Substitusi, Rekayasa Engineering, Pengendalian Adm dan Alat Pelindung Diri)
  7. Berkomunikasi dan berkoordinasi kepada Project Manager terkait dengan jadwal aktivitas K3 (Safety Talk/Toolbox Meeting, Safety Induction, Training-training K3) Proses pemantauan K3 (Inspeksi K3 / Safety Patrol), Sistem Tanggap Darurat (Kebakaran, Gempa Bumi, Banjir, Huru hara) dan Sistem pelaporan kinerja K3 (Rapat P2K3) termasuk juga proses pengendalian Limbah proyek.

Contoh Daftar Isi dari Safety Plan  / HSE Plan sebagai kerangka acuan dalam pembuatannya : Download

Jika Bapak/Ibu tidak memiliki Sumber Daya manusia atau kemampuan dan pengalaman dalam pembuatan Safety Plan / HSE Plan / RK3K dan sangat mendesak untuk kebutuhan TENDER, Kami dapat membantu dalam pembuatannya.

Dengan didukung oleh Konsultan yang berpengalaman kami DynamiqHSE dapat mengerjakan Safety Plan dalam waktu 3-4 hari kerja dengan lokasi dikantor Bapak/Ibu.

Dengan biaya yang dibutuhkan sangat terjangkau antara Rp.7.500.000,- s/d Rp.15.000.000,- tergantung dari jenis perusahaan dan proyek yang akan dikerjakan. Kami lebih berfokus diproyek-proyek Konstruksi.

Catatan :

  1. Biaya diatas tidak termasuk Ppn 10% & Pph 4%
  2. Perusahaan berada di Kota DKI Jakarta, (Jika diluar DKI Jakarta semua Akomodasi & Transportasi ditanggung oleh Pihak Perusahaan)

Hubungi Kami segera :

  • No.Telp : 08153851619 atau 021-99581982
  • Email : mitra_dinamis@yahoo.co.id

2 Responses to Jasa Pembuatan Safety Plan

  1. Andri says:

    Pak/Ibu,

    Bisa datang ke kantor kami untuk penjelasan lebih lanjut mengenai HSE Plan?

    Terima kasih.

    Andri

  2. DYNAMIQHSE says:

    Mohon maaf pak andri, alamatnya dimana ? nanti kita kirimkan Proposal penawarannya, jika nanti kurang jelas kita bisa komunikasi by phone terlebih dahulu, terimakasih

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s