Sertifikasi SMK3 PP No.50 Tahun 2012

Sertifikat SMK3 PP 50 tahun 2012Menjelang akhir tahun Tender-tender proyek Konstruksi mulai ramai, para tim tender / Marketing perusahaan sudah mulai sibuk dengan target-target rupiah yang diminta oleh Top Manajemen. Pada saat itu juga ada kelengkapan tender yang sangat signifikan berpengaruh dalam penilaian (Sistem Scooring) atau ada juga yang dapat menggugurkan Pra-Kualifikasi Tender yaitu SERTIFIKAT SMK3 (Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja) yang dikeluarkan oleh Kemenakertrans RI.

Banyak perusahaan yang sudah menerapkan OHSAS 18001:2007 menganggap remeh dengan Proses Sertifikasi SMK3 PP 50 2012 ini. Manajemen menganggap jika sudah tersertifikasi OHSAS 18001:2007 dapat dengan mudah mendapat SMK3 PP 50 Th.2012, malah ada yang meminta langsung Sertifikat SMK3 tanpa proses Audit. Kenyataan seperti ini sungguh tidak benar. Mekanisme Sertifikasi SMK3 PP 50 th.2012 berbeda dengan OHSAS 18001:2007. Proses Audit dan Sertifikasi OHSAS langsung dikeluarkan oleh Lembaga Sertifikasi sedangkan SMK3 PP 50 2012 Proses Audit dilakukan oleh lembaga audit SMK3 yang ditunjuk oleh Kemenakertrans RI yang saat ini hanya ada 8 Lembaga Audit SMK3 yang RESMI yang mendapatkan izin untuk dapat melakukan Audit SMK3 (baca disini).

Pedoman SMK3 PP No.50 tahun 2012 sebelumnya adalah Permenaker 05/1996 (sudah tidak berlaku), Penerapan SMK3 ini adalah kelanjutan dari ketentuan peraturan perundangan yang tertuang dalam UU No.13 Tahun 2003 pada pasal 87 yang berbunyi :

1.Setiap perusahaan wajib menerapkan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja yang terintegrasi dengan sistem manajemen perusahaan,

2.Ketentuan mengenai penerapan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diatur dengan peraturan pemerintah

Hal inilah yang mendorong semua Kementrian (tidak hanya Kemenekartrans) harus mengikuti Peraturan Pemerintah ini, termasuk Kementrian Pekerjaan Umum, Kementrian Perhubungan, Kementrian Perindustrian dan beberapa Kementrian lainnya sudah memasukkan Persyaratan Perusahaan pada saat tender harus menyertakan / membuktikan penerapan SMK3 dengan SERTIFIKAT SMK3 Perusahaan.

Alasan diatas seperti ini, yang selalu menjadi Momok bagi tim tender/tim marketing yang tahu bahwa perusahaannya belum tersertifikasi SMK3 mencari jalur cepat / Shortcut. Kenapa hal ini bisa terjadi, karena Sertifikasi SMK3 jauh berbeda dengan proses yang dilakukan OHSAS, di Indonesia penerapan OHSAS khususnya Lembaga Sertifikasi tidak adanya pengawasan dari pemerintah. Komite Akreditasi Nasional (KAN) tidak mengakreditasi Lembaga Sertifikasi terhadap OHSAS, karena OHSAS produk luar yang bersifat Tidak Wajib (Sukarela). Akibatnya sertifikasi OHSAS menjadi gampang dan mudah untuk didapat, malah ada yang tanpa Audit, sertifikat OHSAS dapat keluar dg gampangnya (Ulah Lembaga Sertifikasi abal-abal). Butuh kejelian dan ketelitian bagi perusahaan yang ingin mensertifikasi perusahaannya terhadap OHSAS sehingga tujuan sertifikasinya dapat bermanfaat bagi perusahaan.

Mekanisme proses Sertifikasi SMK3 yang dimaksud diatas berbeda yaitu secara umum dapat dilihat dari gambar dibawah ini:

Proses Sertifikasi SMK3 PP 50

Dimulai dari perusahaan mengajukan permohonan melalui surat ke Dirjen Pengawas Ketenagakerjaan dengan tembusan (CC) ke Disnaker setempat dan Lembaga Audit yang sudah dipilih (dari 8 Lembaga Audit SMK3 Resmi). Kemudian Lembaga Audit akan mengirimkan Audit Plan untuk meminta persetujuan tanggal pelaksanaan audit, auditor dan jenis kriteria penerapan yang dipilih (Awal, Transisi, Lanjutan). Selanjutnya lembaga audit mengirimkan auditornya untuk melakukan audit dan membuatkan laporan rekomendasi jika perusahaan sudah dinyatakan lulus dengan nilai persentase diatas 59% (Detail Baca disini).

Lembaga Audit hanya mengeluarkan Laporan dari hasil Audit SMK3 dan Surat Rekomendasi ke Kemenakertrans bahwa perusahaan yang sudah diaudit telah lulus SMK3 PP 50 th.2012. Sertifikat SMK3 akan dikeluarkan Serentak se-Indonesia pada bulan antara Feb-April setiap tahunnya dengan acara resmi Seremonial yang diserahkan langsung oleh Presiden atau Menakertrans (tergantung dari kebijakan pemerintah).

Jika perusahaan yang membutuhkan sertifikat ini untuk tender yang mendesak, Perusahaan akan mendapatkan SURAT KETERANGAN LULUS AUDIT SMK3 yang dikeluarkan oleh Kemenakertrans bukan dari lembaga Audit SMK3. Selama belum dilakukan Audit SMK3 atau belum dinyatakan lulus, Kemenakertrans tidak akan mengeluarkan surat keterangan ini. Termasuk SURAT KETERANGAN DALAM PROSES yang biasa dikeluarkan oleh Lembaga Sertifikasi pada Audit OHSAS untuk keperluan tender, tidak akan pernah ada. Surat Keterangan dalam proses tidak akan pernah dikeluarkan oleh Kemenakertrans ataupun Lembaga Audit SMK3.

Dalam proses audit SMK3 ada 3 jenis temuan yaitu FATALITY, MAJOR, MINOR, jika perusahaan pada saat audit ditemukan jenis temuan FATALITY ataupun MAJOR perusahaan sudah dinyatakan TIDAK LULUS, termasuk jika persentase pemenuhannya kurang dari 59%, maka uang yang disetor ke Lembaga Audit akan hangus dan selanjutnya perusahaan akan dilakukan pembinaan oleh Disnaker setempat agar pada saat pengajuaan Audit SMK3 kembali, perusahaan sudah siap.

maka dari itu kami dari Dynamiqhse Consulting and Training dapat memberikan tips-tips dokumen yang harus disiapkan terlebih dahulu sebelum dilakukan audit SMK3 sehingga perusahaan tidak rugi (Download Disini). Selain itu kami menyediakan bimbingan konsultansi (termasuk Pre-Audit/Uji Coba Audit SMK3) agar perusahaan dapat tersertifikasi SMK3 dengan efektif, efisien dan bermanfaat bagi perusahaan, agar tercapainya tujuan SMK3 yaitu Bebas dari Kecelakaan Kerja dan Penyakit Akibat Kerja yang pada akhirnya tercapai tujuan Indonesia Berbudaya K3 Tahun 2015.

Semoga bermanfaat.

About DYNAMIQHSE

Berbagi Informasi mengenai Sistem Manajemen K3LM
This entry was posted in Audit SMK3, Informasi K3, Training K3 and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s