APAR dan API

Alat Pemadam Api RinganAnda pasti sangat familiar melihat tabung merah spt gambar disamping ini. Biasa banyak di tempatkan di gedung-gedung, ruko-ruko, mall, perkantoran, pabrik, SPBU, rumah, dan lokasi-lokasi yang berpotensi terjadinya kebakaran. Alat tsb dinamakan Alat Pemadam Api Ringan atau disingkat sbg APAR. APAR  adalah alat pemadam api berbentuk tabung berisi bahan kimia yang ringan di jinjing atau mudah di bawa dan mudah di operasikan oleh satu orang ber ukuran 0,5 – 16 kg.

Asal apiSebelum mengenal APAR lebih mendalam ada baiknya kita membahas apa itu API ??

Segitiga api

API adalah suatu reaksi kimia cepat (oksidasi) yang terbentuk dari 3 unsur yaitu panas (Heat), udara (Air), dan bahan bakar (Fuel) sehingga menimbulkan panas dan cahaya. Jika salah satu unsur tsb tidak ada, api tidak akan menyala. Contohnya : jika kita hidupkan lilin lalu kita tutup lilin tsb dengan gelas maka lilin tsb akan padam, karena api memerlukan udara atau oksigen.

Tanpa api manusia tidak akan bisa hidup, karena api sumber energi yang kita pakai sehari-hari spt memasak makanan, pencahayaan atau api sebagai sumber energi untuk berbagai macam kendaraan, api mencairkan logam untuk dibentuk menjadi benda-benda yang dapat kita gunakan sehari-hari.

Api mempunyai banyak manfaat positifnya, tetapi juga mempunyai dampak negatif, jika kita tidak tau cara mengendalikannya seperti terjadinya kebakaran. Klasifikasi Kebakaran menurut NFPA atau National Fire Protection Association (Standar Amerika), kebakaran dibedakan menjadi 4 jenis yaitu :

Kelas A : kebakaran yang terjadi pada benda padat kecuali logam seperti kayu, kertas, karet, dsb

Kelas B : kebakaran yang terjadi pada benda cair dan gas seperti solar, bensin, LPG, dll

Kelas C : kebakaran yang terjadi pada peralatan listrik yang masih bertegangan

Kelas D : kebakaran yang terjadi pada logam seperti magnesium, titanium, dsb

Berdasarkan isi yang ada didalamnya APAR terdiri dari :

1. APAR isi Air

Adalah tabung APAR yang di isi air tawar  sebanyak kapasitas tabung kemudian di beri   pendorong N2 atau Cartridge atau dengan di pompa secara manual. Kemampuan pemadaman untuk api kelas A. Sifatnya mendinginkan/ mempunyai daya serap panas yang besar. Air beratnya relatif stabil mudah disimpan,dan mudah didapat.

2. APAR isi Powder

Adalah tabung APAR yang di isi powder kemudian ditekan N2 atau Catridge

APAR isi powder ini terdiri dari :

a) Powder kimia REGULER adalah tepung kimia yang efektif untuk memadamkan kebakaran kelas B dan C.

b) Powder kimia MULTI PURPHOSE adalah tepung kimia yang efektif untuk memadamkan kebakaran kelas A,B dan C.

c) Powder kimia SPECIAL DRY POWDER adalah tepung kimia yang efektif untuk memadamkan kebakaran khusus kelas D.

3. APAR isi Busa atau Foam

Adalah tabung APAR berisi larutan kimia yang diberi tekanan N2 atau system pencampuran 2 kimia yang membetuk gelembung2 busa didalamnya bermuatan Co2 sebagai pendorong. Kemampuan APAR ini untuk pemadaman kelas api A dan B, isi Foam yang terdapat dalam APAR berfungsi untuk menutup benda dan mendinginkan.

4. APAR isi CO2

adalah tabung APAR CO2 dipakai untuk memadamkan kebakaran karena mempunyai keuntungan yaitu mudah menyebar keseluruh areal kebakaran, Tidak menghantarkan listrik, Tidak meninggalkan residu, Berat jenis CO2 1 1/5 kali berat udara. APAR ini sangat efektif untuk memadamkan api yang disebabkan kebakaran kelas B dan C.

Dengan berbagai jenis APAR ini, kalo kita orang awam atau baru pertama kali mengenal apa itu APAR mungkin kita akan bingung, APAR  jenis apa yang akan kita beli atau kita gunakan di lokasi kerja kita.

Ada beberapa tips dalam membeli APAR yaitu sbb :

a. Periksa lokasi kerja kita, apa jenis potensi kebakaran yang dominan disana sbg contoh jika kita kerja area perlistrikan mungkin lebih baik kita gunakan APAR dengan isi CO2, atau jika kita kerja diperkantoran atau pabrik mungkin kita bisa gunakan APAR jenis ABC (MULTI PURPHOSE POWDER) yang berisikan powder (bahan kimia).

b. Tentukan seberapa besar area kerja kita, sehingga kita dapat menghitung jumlah dan berat APAR yang kita butuhkan

c. Meminta referensi dari Dinas Pemadam Kebakaran setempat atau rekan kerja yang berbeda perusahaan, nama toko atau vendor terpercaya untuk membeli APAR. Hal ini antisipasi maraknya APAR berisikan powder palsu (sagu, gandum dll).

d. Memeriksa kelengkapan perizinan, surat menyurat vendor atau penyedia APAR tsb, Surat menyurat ini dapat kita kita Copy sbg referensi nanti ketika kita diaudit oleh lembaga sertifikasi atau inspeks dari tim pengawas keselamatan kerja Disnaker.

e. Jika kita ingin merefill atau isi ulang APAR pastikan APAR yang lama sudah habis digunakan. APAR yang berisis powder lama dapat kita gunakan untuk pelatihan kebakaran (Fire Drill)

f.  Mencari min.3 vendor untuk membandingkan harga APAR yang ditawarkan, hal ini terkadang dapat juga dijadikan patokan kalo APAR yang dijual asli apa palsu. Contoh untuk Refill APAR jenis ABC berdasarkan pengalaman saya yaitu kisaran harga di Jakarta mulai dari 50 ribu per kg sampai dengan 70 ribu per kg. Jika ada Vendor yang menjual isi APAR ABC dibawah harga tsb misalkan per kg cuma 20 ribu per kg, Ada 2 pertanyaan Powder yang digunakan palsu atau powder yang digunakan sudah kadaluarsa.

Semoga tips ini bermanfaat.

About DYNAMIQHSE

Berbagi Informasi mengenai Sistem Manajemen K3LM
This entry was posted in Informasi K3, Umum and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s